let the brain do the job. 

“Kok ga cerita sih?”

“Kok bisa?” 

“Kok dadakan banget sih?” 

Masih ada banyak macam pertanyaan yang keluar dari mulut orang-orang yang pada awalnya tidak mau berpikir dulu sebelum mengucap atau judge

Setiap manusia memang diciptakan berdasarkan satu citra. Memiliki lima indera. 

Namun kepribadian, perasaan dan pemikiran mereka berbeda. 

Tidak bisa semua di cap sama dengan kalian. 

Kamu tidak akan tahu kalau teman kerja mu yang selalu tertawa dan selalu ceria itu ternyata memiliki masalah finansial yang cukup besar. Yang membuatnya sedih dan stress setiap kali menginjak rumah. Namun kamu sering menyindirnya sombong atau pelit ketika ia menolak ajakanmu untuk hangout atau makan siang di restoran. 

Kamu tidak akan tahu kalo dibalik tolakan teman mu yang mengatakan sudah kenyang meski baru memakan porsi sedikit itu ternyata memiliki penyakit diabetes atau kolestrol sehingga ia harus menjaga pola makannya. Namun kamu sering mengejeknya sok diet atau bahkan memaksanya dengan memberikan seporsi lagi. Niat baik tidak selalu harus dipaksa jika yang ingin diberikan sudah menolak. 

Kamu tidak akan tahu ketika ejekan fisik yang kamu anggap hanya candaan itu telah menyakiti perasaannya berlipat ganda. Dia tidak meminta untuk terlahir dengan fisik seperti itu. 

Setelah kamu tahu alasannya, kamu baru mau berhenti. Berpura-pura perhatian dengan bertanya mengapa tidak pernah cerita, mengapa terjadi mendadak sekali padahal selama ini terlihat baik-baik saja.

Tidak semua orang memiliki sifat drama seperti kalian yang ingin seluruh dunia tau masalah apa yang sedang kalian alami. 

Tidak semua orang memiliki sifat pamer kalian yang ingin seluruh dunia tau kalau kalian ingin lebih sehat, lebih baik. 

Tidak semua orang memiliki sifat yang ingin seluruh dunia tau kalau dia baru saja membantu seseorang. 

Cukup kalian bertanya sekali kepada mereka dan terima lah apa pun jawaban mereka. Setidaknya kamu sudah peduli kepadanya. Setidaknya peran kamu sebagai teman sudah ada. 

Jangan memaksa, mengejek bahkan menyudutkannya dengan beragam pertanyaan yang sebenarnya bukan urusan kamu. 

Terkadang ada baiknya untuk tidak peduli. 

Diam itu memang emas. Tapi harus liat kondisi juga. Perlu apa tidak. 

Berargumen memang baik. Tapi harus tau kondisi juga. 

Otak diciptakan untuk berpikir. Cobalah lebih sering digunakan sebelum melakukan suatu hal. Coba pikirkan hal terburuknya dulu sebelum yang senang-senangnya. 

Lebih baik berjaga-jaga akan musibah daripada pasrah dan merasa semua akan baik-baik saja. 

Terlalu sering berpikir positif terkadang tidak menjamin hidup kamu akan baik. 

selalu memikirkan hal yang ada di luar kotak. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s